SD Bhakti Siap Membuka PTM Terbatas (Blanded Learning)

Kegiatan belajar mengajar di masa pandemi secara tidak langsung menuntut untuk melakukan penyesuaian-penyesuaian baru. Sejak awal pandemi, SD Bhakti YKKP merancang program untuk memberikan pelayanan terbaik.

Setiap program akan dilakukan evaluasi sehingga memutuskan untuk melakukan program pembelajaran live zoom yang dilakukan setiap hari. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan peran guru untuk mendampingi, menjelaskan, merespon dan memfasilitasi kegiatan belajar peserta didik dangan maksimal.

Dengan kerjasama antara pihak sekolah dan orang tua. Program Live Zoom setiap hari dapat berjalan mulus seperti saat ini.

Oleh karena itu, maka dari itu SD Bhakti menyampaikan terimakasih atas kerjasama dan pengertian orang tua murid dalam rangka memberikan pendidikan yang maksimal kepada peserta didik di era pandemi ini.

Sekarang, pemerintah telah memberikan lampu hijau untuk diadakan pembelajaran tatap muka.

Jauh sebelum itu, SD Bhakti telah mempersiapkan fasilitas dan melakukan persiapan-persiapan termasuk sekenario apabila dilakukan pembelajaran tatap muka.

Blanded Learning SD Bhakti

Mulai Senin Tanggal 11 Oktober 2021. SD Bhakti siap membuka PTM terbatas dengan menggunakan metode pembelajaran Blanded Learning.

Apa itu Metode Belajar Blended Learning?

Blended Learning adalah sebuah metode pembelajaran dengan kombinasi praktik pendidikan konvensional (luring) dan pendidikan berbasis digital (daring).

SD Bhakti YKKP menerapkan metode belajar blended learning yang dipadukan dengan Kurikulum Berbasis Kompetensi agar anak mampu mendalami dan mengoptimalkan materi ilmu yang dipelajari.

Metode blended learning memungkinkan kegiatan belajar dilakukan secara luring dan daring, terdapat varian aktivitas pembelajaran yang menyenangkan dan efektif untuk anak.

Simulasi Pembelajaran Blanded Learning

Ketentuan Pembelajaran Blanded Learning SD Bhakti YKKP

Bagi peserta didik yang mengisi angket setuju pembelajaran tatap muka, hadir di sekolah mulai pukul 07.30 – 09.50 dengan ketentuan sebagai berikut:

1. Jadwal belajar di sekolah / Pembelajaran Tatap Muka akan dilaksanakan 3 hari yaitu hari senin, rabu dan jumat. Setiap kelas akan mendapatkan jadwal 2 minggu sekali. Dengan teknis sebagai berikut:

  • Kelas 6 hari Senin
  • Kelas 5 hari Rabu
  • Kelas 4 hari Jumat
  • Kelas 3 hari Senin
  • Kelas 2 hari Rabu
  • Kelas 1 hari Jumat
  • Selanjutnya kembali kelas 6 hari Senin berikutnya, dan seterusnya.

2. Masuk sekolah pukul 07.30 – 09.50

3. Peserta didik yang hadir maksimal 50% dari kapasitas kelas

4. Jika peserta didik yang berminat hadir di sekolah / Tatap Muka lebih dari 50% maka akan diatur bergiliran. Untuk hal ini akan diatur kemudian

5. Kepulangan setiap kelas tidak bersamaan

6. Ruang kelas ber-AC7. Jarak antar meja peserta didik 1,5 meter

8. Pembelajaran tidak menggunakan zoom tapi menggunakan proyektor dan papan tulis.

9. Peserta didik tidak wajib membawa gadged/ tablet/ laptop

10. Buku, kertas dan alat tulis hanya digunakan oleh peserta didik masing-masing.

11. Interaksi peserta didik diawasi oleh wali kelas dan satgas covid-19 SD Bhakti YKKP agar tidak saling bersentuhan

12. Tidak ada jam istirahat

13. Setiap pagi dan selesai belajar, meja dan ruangan disemprot disinfectan dan vacuum pembersih udara.

14. Kantin ditutup.

15. Tidak diberlakukan presensi sidik jari.

16. WC/Kamar mandi disemprot disinfectan /dicuci 1 jam sekali.

17. Ada Petugas pengawas protokol kesehatan / Satgas Covid – 19

18. Seluruh guru dan karyawan SD Bhakti YKKP telah divaksin sebanyak 2 kali pada bulan April 2021.

19. Bagi peserta didik yang mengisi angket belajar dari rumah ( BDR ), peserta didik wajib mematuhi tata tertib pembelajaran jarak jauh.

20. Diizinkan mengajukan perubahan pembelajaran tatap muka menjadi belajar dari rumah atau sebaliknya dengan memberitahukan wali kelas sehari sebelumnya.

Sarana dan prasarana pendukung protokol kesehatan :

  • Garis batas antrean masuk sekolah / garis batas antrean menjemput berjarak 1,5 meter
  • Thermogun ( pengukur suhu badan)
  • Wastafel, sabun cuci tangan dan tisu sebanyak 25 titik
  • Rambu rambu batas antrean cuci tangan dan rambu jalur masuk kelas
  • Rambu-rambu protokol kesehatan
  • Hand Sanitizer di setiap ruangan

Setiap orang yang masuk ke lingkungan sekolah

  • Saat masuk gerbang sekolah mengantri sesuai rambu-rambu
  • Penjemput mengantre sesuai rambu-rambu dan maksimal 10 penjemput di area penjemputan
  • Wajib diukur suhu tubuh. Jika melebihi 37,30 tidak diijinkan masuk/ dipulangkan
  • Wajib memakai masker
  • Wajib mencuci tangan
  • Jaga jarak
  • Menunjukkan Sertifikat telah divaksin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *